Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Alumni UIN RIL Pertanyakan Cara KI Lampung Menilai Keterbukaan

Alumni UIN RIL Pertanyakan Cara KI Lampung Menilai Keterbukaan

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Sel, 9 Des 2025
  • visibility 97
  • comment 0 komentar

Bandar Lampung – Sejumlah alumni dan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mempertanyakan metodologi penilaian yang digunakan Komisi Informasi (KI) Provinsi Lampung, Senin (8/12/25).

Mereka menilai proses tersebut perlu diaudit ulang karena dianggap tidak objektif.

“Metodologi dan kerangka acuannya apa? Apakah menggunakan metode ilmiah atau justru ‘kacamata kuda’?” ujar salah satu alumni dalam pernyataan yang beredar, menyinggung penilaian KIP terhadap keterbukaan informasi di lingkungan UIN RIL.

Menurut para alumni, selama masa kepemimpinan Rektor Wan Jamaluddin, kampus UIN RIL kerap menjadi sorotan publik terkait berbagai kebijakan dan isu internal.

Mereka menyebut bahwa sebagian persoalan tersebut tengah dalam proses evaluasi Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, termasuk kedatangan tim investigasi kedua pada tahun 2025. Namun mereka menegaskan bahwa membuka dugaan pelanggaran satu per satu ke publik dianggap tidak etis, karena proses pemeriksaan masih berjalan.

Sumber internal kampus juga menyebut adanya pemeriksaan terhadap pegawai tingkat operasional seperti office boy dan petugas keamanan terkait potongan gaji. Beberapa pegawai mengaku potongan berasal dari iuran BPJS dan pembayaran kepada PT Cakra sebesar Rp20 ribu setiap bulan. Namun mereka mempersoalkan alasan setoran masuk ke rekening perusahaan, bukan ke rekening Badan Layanan Umum (BLU) kampus. Para pihak yang memberikan komentar meminta transparansi mengenai mekanisme kontrak PT Cakra, termasuk anggaran parkir dan dasar pemotongan.

Selain itu, kelompok alumni juga mempertanyakan proses penerimaan pegawai di lingkungan kampus. Mereka menilai ada ketidaksesuaian dalam mekanisme rekrutmen tertutup yang kemudian berujung pada pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sementara pegawai lain dengan masa kerja lebih panjang belum diajukan pada skema serupa.

“Kami bisa saja menunjukkan semuanya ke publik, tetapi itu bukan cara yang tepat. Yang kami tuntut hanyalah akuntabilitas,” ujar salah seorang perwakilan.

Atas berbagai keluhan tersebut, para alumni bersama Aliansi Mahasiswa & Alumni UIN RIL serta Lembaga Transparansi Masyarakat Lampung (TERAPUNG) meminta Ombudsman RI Perwakilan Lampung dan DPRD Provinsi Lampung untuk melakukan evaluasi terhadap Komisioner KIP Lampung, karena dinilai tidak objektif dan rawan intervensi.

Mereka juga berencana menggelar aksi di kantor Gubernur Lampung, meminta pemerintah provinsi membuka informasi kebijakan dan anggaran UIN RIL secara detail dan transparan.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Langgar Etik, Oknum ASN di Tanggamus Dilaporkan Atas Dugaan Merusak Rumah Tangga

    Diduga Langgar Etik, Oknum ASN di Tanggamus Dilaporkan Atas Dugaan Merusak Rumah Tangga

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Dona Setiawan
    • visibility 27
    • 0Komentar

        DEMOKRATIS.ID – Tanggamus.Lampung – Kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Tanggamus berinisial RS dengan seorang karyawati salah satu Bank Swasta di Pringsewu berinisial DE hingga kini masih belum ada kejelasan. Saat ini, baik pihak pelapor maupun terlapor masih menjalani proses pemeriksaan oleh Inspektorat Pemerintah Kabupaten Tanggamus.   Menanggapi […]

  • Modus iming-iming uang kasus pemerkosaan anak dibawah umur terjadi lagi

    Modus iming-iming uang kasus pemerkosaan anak dibawah umur terjadi lagi

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Tommy Nata
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS.ID-Lampung Selatan, Sabtu 03 Januari 2026 – Satreskrim Polres Lampung Selatan melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) mengungkap kasus dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap dua anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Dalam perkara ini, polisi menetapkan seorang pria berinisial S (44) sebagai tersangka. Kasus ini terungkap setelah polisi […]

  • Perkuat Fondasi Karakter, YBM BRILiaN BRI Region 5 Bandar Lampung Hadirkan Deputi Kemenko PMK di Family Vacation Bright Scholarship

    Perkuat Fondasi Karakter, YBM BRILiaN BRI Region 5 Bandar Lampung Hadirkan Deputi Kemenko PMK di Family Vacation Bright Scholarship

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle Tommy Nata
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS.ID PESAWARAN, 29 Desember 2025 – Menutup tahun 2025 dengan refleksi mendalam, YBM BRILiaN Region 5 Bandar Lampung sukses menggelar agenda Family Vacation Bright Scholarship pada 27–28 Desember 2025. Bertempat di Banyu Langit Cottage, Pesawaran, kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi para penerima beasiswa (awardee) untuk merumuskan resolusi menuju tahun 2026 yang lebih progresif. ​Kegiatan […]

  • Warga Kebon Jeruk Meminta Bongkar Tower Milik PT Tower Bersama Group

    Warga Kebon Jeruk Meminta Bongkar Tower Milik PT Tower Bersama Group

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Dona Setiawan
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS.ID – Bandar Lampung Keberadaan tower milik PT. Tower Bersama Group di Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Tanjung Karang Timur oleh warga sekitar dianggap meresahkan. Masyarakat meminta agar pemerintah membongkar tower yang dibangun 10 tahun lalu itu.

  • PTPN I Tutup Tahun dengan Kinerja Positif: Penjualan Capai Rp3,56 Triliun

    PTPN I Tutup Tahun dengan Kinerja Positif: Penjualan Capai Rp3,56 Triliun

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    DEMOKRTIS.ID – JAKARTA – Menutup tahun kedua pasca transformasi organisasi, PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) mencatatkan kinerja positif. Hingga November 2025, nilai penjualan produk yang dihasilkan mencapai Rp3,56 triliun lebih. Angka penjualan ini naik 122 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. “Alhamdulillah kinerja penjualan kita hingga November 2025 sebesar Rp3,56 triliun. Ini angka […]

  • KETUA IMF INDRA SEGALO GALO KUNJUNGI DINAS SOSIAL LAMPUNG TENGAH: SATUKAN LANGKAH UNTUK KESEHATAN DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT

    KETUA IMF INDRA SEGALO GALO KUNJUNGI DINAS SOSIAL LAMPUNG TENGAH: SATUKAN LANGKAH UNTUK KESEHATAN DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Tommy Nata
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS.ID-Lampung Tengah, 6 Januari 2026 — Komitmen untuk menghadirkan kesejahteraan nyata bagi masyarakat terus diperkuat. Ketua Integrity Media Forum (IMF), Indra Segalo Galo, melakukan kunjungan ke Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (6/1), dan disambut langsung oleh Kepala Dinas Sosial, Ari nugraha. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan langkah strategis membangun sinergi nyata antara media […]

expand_less