Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Lampung Selatan » Arus Balik Nataru 2025/2026: Stabil dan Terkendali

Arus Balik Nataru 2025/2026: Stabil dan Terkendali

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

DEMOKRATIS.ID – Lampung Selatan,  –  Arus pergerakan masyarakat yang meninggalkan Sumatera untuk kembali ke Jawa selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 berlangsung relatif stabil dan terkendali. Sejak H-10 pada 15 Desember 2025 hingga H+9 pada 3 Januari 2026, PT ASDP Indonesia Ferry mencatat sebanyak 647.898 orang dan 161.695 unit kendaraan telah menyeberang dari Pulau Sumatera, kembali menuju Pulau Jawa. Minggu (4/1/2026)

Angka tersebut mencerminkan dinamika arus balik akhir tahun yang berjalan konsisten, meski tidak menunjukkan lonjakan signifikan seperti periode-periode sebelumnya. Pola pergerakan masyarakat tahun ini cenderung lebih moderat, dengan distribusi perjalanan yang relatif merata sepanjang periode Nataru.

Direktur Keuangan ASDP, Bunga Herlina Oktaviyanti, menjelaskan bahwa karakteristik libur Nataru 2025/2026 memang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kedekatan jarak waktu antara Nataru dan Ramadhan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi keputusan masyarakat untuk bepergian. “Jumlah pengguna jasa pada periode ini relatif tidak terlalu signifikan. Selain karena jarak libur yang berdekatan dengan Ramadhan dan libur sekolah di bulan puasa, masyarakat juga mempertimbangkan faktor cuaca ekstrem, sehingga sebagian memilih menunda perjalanan dan fokus pada mudik Lebaran,” ujarnya.

Secara kumulatif, penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni pada periode H-10 hingga H+9 tercatat naik 1 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu, dari 641.521 orang menjadi 647.898 orang. Sementara itu, total kendaraan yang menyeberang meningkat 4,2 persen, dari 155.148 unit menjadi 161.695 unit. Kenaikan ini menunjukkan aktivitas mobilitas dan logistik tetap bergerak, meski dalam ritme yang lebih terukur.

Selektif
General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menambahkan bahwa faktor eksternal lain turut memengaruhi pola perjalanan masyarakat. “Terjadinya bencana di beberapa wilayah Sumatera juga menjadi pertimbangan bagi masyarakat dalam menentukan waktu perjalanan, sehingga pergerakan menjadi lebih selektif,” jelasnya.

Mencermati kedekatan periode Nataru dengan Ramadhan, ASDP telah melakukan berbagai langkah penguatan kesiapan layanan. “Secara operasional kami selalu siap, bahkan di hari biasa. Namun menjelang Lebaran, penguatan dilakukan melalui ramp check, memastikan kesiapan armada dan fasilitas pelabuhan, penambahan trip, serta optimalisasi pelabuhan alternatif,” lanjut Partogi.

ASDP bersama seluruh pemangku kepentingan terus memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa dari keberangkatan hingga tiba di tujuan. Periode Nataru ini sekaligus menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas layanan pada Angkutan Lebaran 2026.

Memasuki H+9 atau Sabtu (3/1), intensitas arus balik dari Sumatera ke Jawa mulai menguat. Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam (pukul 00.00–23.59 WIB), tercatat 106 trip kapal beroperasi melayani penyeberangan.
Total penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 40.131 orang, atau naik 11,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 35.991 orang. Kenaikan juga terjadi pada seluruh golongan kendaraan, dengan kendaraan roda dua mencapai 2.188 unit atau naik 41,1 persen, kendaraan roda empat 4.316 unit atau naik 8,3 persen, truk 2.896 unit atau naik 1,1 persen, serta bus 451 unit atau meningkat 25,6 persen.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang pada H+9 tercatat 9.851 unit, naik 12,4 persen dibandingkan realisasi tahun lalu. Data ini menegaskan bahwa meskipun arus balik meningkat, layanan penyeberangan tetap berjalan aman, lancar, dan terkendali.(Red)

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Dukung Solusi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas: Pembatas Permanen Segera Dibangun

    Prabowo Dukung Solusi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas: Pembatas Permanen Segera Dibangun

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS.ID – Lampung – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menunjukkan perhatian serius terhadap konflik antara manusia dan gajah yang telah berlangsung cukup lama di kawasan penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung. Presiden menegaskan kepeduliannya terhadap kesulitan masyarakat serta menyatakan komitmen untuk mendukung penyediaan sumber daya dalam pembangunan pembatas permanen antara kawasan konservasi dan permukiman […]

  • Gubernur Lampung Luncurkan Gerakan ASRI, ASN Diminta Bersih-bersih Kantor

    Gubernur Lampung Luncurkan Gerakan ASRI, ASN Diminta Bersih-bersih Kantor

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Dona Setiawan
    • visibility 50
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS.ID – Bandar Lampung – Sebagai salah satu upaya mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, nyaman, dan sehat, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengeluarkan Instruksi nomor 8 Tahun 2026 tanggal 3 Februari 2026 tentang Korve/Gerakan Bersih-bersih kantor dan lingkungan kerja.   Instruksi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI mengenai Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, […]

  • Gubernur Lampung Sidak RSUD Dr. H. Abdoel Moeloek, Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Prima Pasca Nataru

    Gubernur Lampung Sidak RSUD Dr. H. Abdoel Moeloek, Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Prima Pasca Nataru

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS.ID – Bandar Lampung –  Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M. melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Dr. H. Abdoel Moeloek (RSUDAM) guna memastikan seluruh pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan prima dan optimal pasca libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Jumat (2/01/2026) Dalam sidak tersebut, Gubernur meninjau langsung sejumlah unit pelayanan strategis, seperti […]

  • The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real 2.10 Play Button

    The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 978
    • 0Komentar

    At Microsoft Ignite 2023, we are announcing Copilot in Microsoft Dynamics 365 Guides, which combines the power of generative AI with mixed reality to help frontline workers complete complex tasks and resolve issues faster with less disruption to the flow of work. Copilot in Dynamics 365 Guides assists workers in industrial settings who deal with complex […]

  • Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Polsek Way Tuba Lakukan Pengamanan Ibadah Natal di Gereja HKBP

    Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Polsek Way Tuba Lakukan Pengamanan Ibadah Natal di Gereja HKBP

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle redaksi
    • visibility 39
    • 0Komentar

      DEMOKRATIS.ID – Way kanan – Polsek Way Tuba  memberikan pengamanan perayaan ibadah Natal 2025 di Gereja HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) Kampung Ramsai, Kecamatan Way Tuba Kabupaten Way Kanan. Sabtu (20/12/2025). Kegiatan ibadah perayaan Natal mengangkat tema “Allah Hadir untuk menyelamatkan keluarga ( MATIUS 1: 21-24)mendapatkan pengamanan oleh personel Polsek Way Tuba yang dihadiri […]

  • Kenali ‘Super Flu’: Gejala, Pencegahan, dan Penanganan

    Kenali ‘Super Flu’: Gejala, Pencegahan, dan Penanganan

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS.ID – Tangerang. Dokter Umum RS Sari Asih Sangiang, dr. Siti Nur R. Firda Fauziyah, mengatakan meningkatnya kasus “Super Flu” terjadi karena perubahan cuaca yang tidak menentu pada masa pancaroba sehingga mendukung virus bertahan lebih lama dan menyebar lebih cepat terutama di lingkungan padat penduduk. “Faktor lainnya yang menyebabkan Super Flu ini meningkat karena virus […]

expand_less