Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Bandar Lampung » Abdul Moeloek: Tokoh Minang Kelahiran Padang Panjang di Balik RSUDAM Lampung

Abdul Moeloek: Tokoh Minang Kelahiran Padang Panjang di Balik RSUDAM Lampung

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar

DEMOKRSTIS.ID – Bandar Lampung –  Nama Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) adalah ikon kesehatan di Provinsi Lampung. Namun, sejarah mencatat bahwa sosok legendaris ini adalah seorang putra asli Minangkabau. Lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat, pada 10 Maret 1905, dr. Abdul Moeloek membawa semangat merantau khas orang Minang untuk mendarmabaktikan ilmunya di tanah sakai sambayan. Senen (12/1/26)

Perjalanan Intelektual dari Padang Panjang ke STOVIA Semangat belajar Abdul Moeloek sudah terlihat sejak dini. Ia meninggalkan tanah kelahirannya untuk merantau ke Batavia pada usia 12 tahun demi mengejar pendidikan.

Perjalanan akademisnya memuncak di STOVIA (Sekolah Pendidikan Dokter Hindia), tempat ia berhasil meraih gelar dokter pada tahun 1932. Bekal keilmuan inilah yang nantinya menjadi senjata utamanya dalam menolong masyarakat kecil.

Masa Perjuangan: Mengabdi di Pedalaman Lampung Kehadiran dr. Abdul Moeloek di Lampung bermula dari situasi genting masa pendudukan Jepang. Demi menghindari ancaman terhadap para intelektual Indonesia, ia mengasingkan diri ke Way Tenong, Liwa, Lampung Barat.

Di daerah pedalaman inilah, nilai-nilai kemanusiaannya teruji. Bersama istrinya, Poeti Alam Naisjah perempuan asal Solok, Sumatera Barat—mereka bahu-membahu membantu  masyarakat. Abdul Moeloek mengobati warga yang sakit, sementara sang istri menjadi guru bagi anak-anak desa.

Pengabdian tulus pasangan asal Ranah Minang ini membuat mereka sangat dihormati dan dianggap sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Lampung.

Menjadi Kepala Rumah Sakit hingga Diabadikan sebagai RSUDAM Setelah kemerdekaan Indonesia, dr. Abdul Moeloek pindah ke Tanjung Karang dan mengambil alih pengelolaan Rumah Sakit Tanjung Karang dari tentara Jepang.

Ia kemudian dipercaya menjadi kepala rumah sakit tersebut. Setelah beliau wafat pada tahun 1973, sebagai bentuk penghargaan tertinggi atas dedikasi tanpa batasnya, DPRD Lampung mengganti nama RS Tanjung Karang menjadi RSUD dr. H. Abdul Moeloek.

Melestarikan “Dinasti Dokter” Indonesia Dr. Abdul Moeloek tidak hanya meninggalkan warisan berupa rumah sakit, tetapi juga generasi ahli kesehatan yang tangguh. Keturunannya dikenal sebagai “dinasti dokter” Indonesia, salah satunya adalah putra beliau, Faried Anfasa Moeloek, yang pernah mengemban amanah sebagai Menteri Kesehatan Indonesia.

Keberhasilan dr. Abdul Moeloek adalah cerminan filosofi “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”. Sebagai tokoh Minang, ia berhasil menjadi pahlawan kesehatan yang dicintai oleh masyarakat Lampung melampaui batas daerah asalnya.

Sumber: Wikipedia Bahasa Indonesia (Profil Abdul Moeloek).

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Tanggamus Imbau Warga Sambut Tahun Baru 2026 Secara Sederhana dan Tertib

    Kapolres Tanggamus Imbau Warga Sambut Tahun Baru 2026 Secara Sederhana dan Tertib

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Dona Setiawan
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DEMOKRTIS.ID – Tanggamus – Menjelang perayaan Tahun Baru 2026, Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., mengeluarkan imbauan kamtibmas kepada seluruh masyarakat agar menyambut pergantian tahun dengan sikap sederhana, tertib, dan penuh kepedulian. Dalam imbauannya, Kapolres Tanggamus mengajak masyarakat untuk tidak melakukan perayaan secara berlebihan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Warga […]

  • “Wali Kota Metro Imbau Warga Tak Bepergian Jauh Saat Nataru, Fokus Aman dan Nyaman”

    “Wali Kota Metro Imbau Warga Tak Bepergian Jauh Saat Nataru, Fokus Aman dan Nyaman”

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Dona Setiawan
    • visibility 50
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS. ID – METRO – Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso menghimbau masyarakat untuk tidak bepergian jauh selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026   Himbauan tersebut disampaikan Walikota dan Forkopimda pada saat melakukan peninjauan Liburan menjelang Nataru, serta menyusul kondisi cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir dan berpotensi membahayakan keselamatan […]

  • BGN Peringatkan SPPG : Jangan Tolak Bahan Pangan UMKM , Petani dan Peternak Lokal Untuk MBG !

    BGN Peringatkan SPPG : Jangan Tolak Bahan Pangan UMKM , Petani dan Peternak Lokal Untuk MBG !

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Dona Setiawan
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS.ID – Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan peringatan keras kepada seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Bagi SPPG yang menolak pasokan bahan pangan dari UMKM, petani, peternak, hingga nelayan lokal untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan ditindak tegas. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang […]

  • Ngupi Pai Puakhi, Warna Baru Pengamanan Nataru Sapa Penumpang Kapal.

    Ngupi Pai Puakhi, Warna Baru Pengamanan Nataru Sapa Penumpang Kapal.

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle Dona Setiawan
    • visibility 37
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS.ID- LAMPUNG SELATAN — Ada warna baru dalam pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Polisi tak hanya hadir dengan seragam dan pengamanan ketat, tetapi juga menyapa penumpang dengan cara yang hangat dan bersahabat.   Kapolsek KSKP Bakauheni AKP Ferdo Elfianto memilih pendekatan unik untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Menggunakan […]

  • Modus iming-iming uang kasus pemerkosaan anak dibawah umur terjadi lagi

    Modus iming-iming uang kasus pemerkosaan anak dibawah umur terjadi lagi

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Tommy Nata
    • visibility 35
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS.ID-Lampung Selatan, Sabtu 03 Januari 2026 – Satreskrim Polres Lampung Selatan melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) mengungkap kasus dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap dua anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Dalam perkara ini, polisi menetapkan seorang pria berinisial S (44) sebagai tersangka. Kasus ini terungkap setelah polisi […]

  • Budi Susilo Terlunta: Sakit Jantung, BPJS Tak Tanggung Pemkab Lampung Tengah Diam

    Budi Susilo Terlunta: Sakit Jantung, BPJS Tak Tanggung Pemkab Lampung Tengah Diam

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle Dona Setiawan
    • visibility 75
    • 0Komentar

      DEMOKRATIS.ID – Jakarta – Nasib pilu menimpa Budi Susilo (43), warga Desa Ratna Chaton, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah. Dalam kondisi sakit berat akibat kerusakan dua katup jantung yang mengancam nyawanya, Budi kini terlunta-lunta di Jakarta tanpa kepastian bantuan dari pemerintah daerah asalnya.   Dokter menyatakan Budi membutuhkan operasi pemasangan ring pada dua […]

expand_less