Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Pringsewu » Sakit Hati, Pria di Pringsewu Tusuk Suami Wanita yang Ditaksir

Sakit Hati, Pria di Pringsewu Tusuk Suami Wanita yang Ditaksir

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar

DEMOKRATIS.ID.- Pringsewu –  Polisi mengungkap fakta menarik di balik aksi penusukan terhadap pedagang bawang di Pasar Sarinongko, Pringsewu. Ternyata, aksi brutal tersebut tidak dilakukan secara spontan, melainkan telah direncanakan pelaku setelah merasa sakit hati dan tersinggung oleh ucapan istri korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku berinisial HP (24) mengaku nekat melakukan penusukan usai bertemu dengan istri korban di Pasar Pagelaran.

Dalam pertemuan singkat itu, istri korban secara tegas meminta HP agar tidak lagi datang ke toko miliknya. Sebelumnya korban juga sudah memblokir nomor pelaku

“Pelaku mengaku sakit hati dan merasa tersinggung atas larangan tersebut,” ujar Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora, Rabu (21/1/2026)

Rasa sakit hati itu kemudian berubah menjadi niat jahat. Menurut pengakuan HP, ia berniat melampiaskan kekesalannya dengan menghabisi nyawa suami dari wanita yang disukainya tersebut, yang diketahui biasa berjaga di toko bawang di Pasar Pringsewu.

Setelah memikirkan rencananya, pelaku kemudian berangkat ke Pasar Sarinongko dengan menumpang angkutan kota. Setibanya di lokasi, HP sempat mendatangi sebuah toko perabotan dan membeli sebilah pisau seharga Rp5 ribu. Namun, setelah diperhatikan, pisau tersebut dinilai tidak kuat gagangnya ia kemudian membuangnya.

Tak berhenti di situ, pelaku kemudian melihat ada pisau lebih kokoh tergeletak diatas kayu disekitar lokasi lalu meminjamnya. Pisau inilah yang kemudian digunakan untuk melancarkan aksi penusukan.

Setelah mendapatkan senjata, pelaku langsung menuju toko korban yang memang sudah beberapa kali didatanginya. Saat itu, korban Dwi Yayan Tohari (35) tengah duduk di belakang meja kasir. Tanpa basa-basi, meski di dalam toko terdapat beberapa pengunjung, pelaku langsung menusuk korban di bagian leher lalu melarikan diri.

Namun upaya kabur pelaku gagal. Korban sempat berteriak dan mengejar pelaku, sehingga warga berdatangan dan melakukan pengejaran. Pelaku akhirnya tertangkap dan sempat menjadi sasaran amukan massa.

Dalam pemeriksaan, HP bahkan menyampaikan ucapan terima kasih kepada petugas kepolisian yang dengan cepat datang ke lokasi dan mengevakuasi dirinya, sehingga ia selamat dari amukan warga. Ia juga mengaku sangat menyesal atas perbuatannya.

Kapolsek pringsewu Kota, AKP Ramon Zamora menegaskan bahwa antara korban dan pelaku tidak memiliki hubungan personal. Pelaku hanya mengenal istri korban. Perkenalan keduanya berawal pada awal Januari lalu saat bertemu di Pantai Mutun, Pesawaran.

Kala itu, pelaku ditawari tumpangan pulang ke Pringsewu menggunakan mobil milik istri korban dan sempat diberikan nomor telepon. Sejak saat itu, pelaku mulai menaruh perasaan, meskipun mengetahui wanita tersebut telah bersuami.

Namun, upaya pendekatan pelaku tidak mendapat respons. Nomor ponselnya akhirnya diblokir. Pelaku bahkan sempat beberapa kali mencari istri korban ke sejumlah toko miliknya di Gedong Tataan dan Pringsewu, yang justru membuat karyawan merasa resah hingga melapor kepada pemilik toko.

“Ketika berpapasan di Pasar Pagelaran, istri korban langsung meminta pelaku untuk tidak lagi datang ke toko maupun menghubunginya. Dari situlah emosi pelaku memuncak,” jelas AKP Ramon.

Kapolsek juga memastikan bahwa pisau yang digunakan pelaku telah diamankan dan dijadikan barang bukti dalam proses penyidikan. Saat ini, HP telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polsek Pringsewu Kota.

Pelaku dijerat Pasal 468 KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman maksimal delapan tahun penjara.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Kecelakaan Dump Truk di By Pass Panjang Alami Cacat Seumur Hidup, Perusahaan Enggan Bertanggung Jawab

    Korban Kecelakaan Dump Truk di By Pass Panjang Alami Cacat Seumur Hidup, Perusahaan Enggan Bertanggung Jawab

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS.ID –  Bandar Lampung: Kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban dan masa depan Benny Murdani (39), seorang pekerja sekaligus ayah dari tiga anak yang masih kecil-kecil, kini harus menjalani hidup dengan cacat permanen akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan By Pass Panjang, Bandar Lampung. Rabu (28/1/26) Peristiwa tragis itu terjadi saat korban dalam perjalanan pulang […]

  • Jelang Ramadan, Sekolah di Lampung Ubah Jam Belajar, Fokus Ibadah

    Jelang Ramadan, Sekolah di Lampung Ubah Jam Belajar, Fokus Ibadah

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Dona Setiawan
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS.ID – Bandar Lampung – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menyesuaikan pola pembelajaran di sekolah.   Jam masuk dimulai pukul 07.30, sementara durasi setiap mata pelajaran dipangkas 10 menit.   Kepala Disdikbud Lampung Thomas Amirico mengatakan penyesuaian ini rutin dilakukan setiap tahun saat bulan puasa.   “Menjelang bulan puasa, […]

  • Ketua Umum GANMN Dukung Program Gubernur Lampung: “Kamis Beradat Jadi Pondasi Generasi Bersih Narkoba”

    Ketua Umum GANMN Dukung Program Gubernur Lampung: “Kamis Beradat Jadi Pondasi Generasi Bersih Narkoba”

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Dona Setiawan
    • visibility 35
    • 0Komentar

      DEMOKRATIS.ID – Bandar Lampung – Ketua Umum Gerakan Anti Narkoba dan Minuman Keras Nasional (GANMN), Dr. Hj. Anita Putri, SH., M.Pd., menyatakan dukungan penuh terhadap Program Gubernur Lampung “Kamis Beradat Lampung Maju, Rakyat Sejahtera” yang dinilai sejalan dengan upaya membangun peradaban masyarakat berakhlak, berdaya saing, dan bermartabat.     Menurut Anita Putri, program tersebut […]

  • Drama Cinta Berujung Mutilasi: Windi Sintia Putri Hadap Sidang

    Drama Cinta Berujung Mutilasi: Windi Sintia Putri Hadap Sidang

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS.ID – Bandar Lampung – Jaksa penuntut umum Haeru Jilly Rojaie ajukan terdakwa Windi Sintia Putri kedepan persidangan terkait Perkara Memotong Alat Kelamin korban Karsilan dengan Sebelah Pisau Cutter Dilapangan Baruna Panjang Bandar lampung,sidang di gelar di PN kelas 1 A Tanjungkarang ,Rabu (4/2/2026) Jaksa penuntut umum menjerat nya dengan pasal,351 Ayat (1)KUHP sebagaimana telah […]

  • Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

    Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle redaksi
    • visibility 459
    • 0Komentar

    TEL AVIV — Yocheved Lifshitz, one of the first Israeli hostages released by Hamas, took the world by surprise in late October when she shook the hand of one of her captors and uttered a single word: “Shalom” — a Hebrew salutation meaning “peace.” Now, in an exclusive interview, Lifshitz said she believes peace can […]

  • Pertamina Dex Langka di Bandar Lampung, Warga Pertanyakan Distribusi BBM Nonsubsidi

    Pertamina Dex Langka di Bandar Lampung, Warga Pertanyakan Distribusi BBM Nonsubsidi

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle redaksi
    • visibility 64
    • 0Komentar

      DEMOKRATIS.ID – Bandar Lampung – Sejumlah masyarakat di Kota Bandar Lampung mengeluhkan sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamina Dex di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Kelangkaan tersebut dilaporkan terjadi di antaranya di SPBU Jalan Pagar Alam dan Jalan Sultan Agung. Kondisi ini menimbulkan kekecewaan, mengingat Pertamina Dex merupakan BBM nonsubsidi […]

expand_less