Breaking News
light_mode
Beranda » Pariwisata dan Destinasi » Benteng Kuto Besak, Sisa-sisa Peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam

Benteng Kuto Besak, Sisa-sisa Peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar

DEMOKRATIS.ID – Setelah Kerajaan Sriwijaya runtuh di abad ke-13, Sumatera Selatan sempat menjadi wilayah tak bertuan dan menjadi tempat bersarangnya bajak laut. Palembang menjadi kota yang sepi, tidak seperti kala Kerajaan Sriwijaya berkuasa.

Beberapa tahun pasca runtuhnya Kerajaan Sriwijaya, kemudian berdirilah Kesultanan Palembang yang bernuansa Islam dan berpusat di Kota Palembang.  Minggu (25/1/206)

Kesultanan Palembang Darussalam merupakan kerajaan Islam yang besar pengaruhnya di dalam pengembangan ajaran Islam di nusantara. Dari kesultanan yang sudah berdiri sejak tahun 1700-an ini lahir beberapa tokoh Islam yang berpengaruh dalam perjuangan melawan penjajahan Belanda, salah satunya adalah Sultan Mahmud Badaruddin II.

Selain meninggalkan ajaran Islam, Kesultanan Palembang juga meninggalkan beberapa bangunan bersejarah yang hingga kini masih bisa disaksikan. Bangunan bersejarah tersebut antara lain seperti Museum Sultan Mahmud Badaruddin II dan Benteng Kuto Besak di sebelah baratnya. Keberadaan Benteng Kuto Besak tidak lepas dari Kesultanan Palembang, mengingat tujuan utama berdirinya benteng ini dimaksudkan sebagai pertahanan dari serangan penjajah asing.

Benteng Kuto Besak mempunyai ukuran panjang sekitar 288 meter dan lebar lebih dari 187 meter, ukuran tersebut digunakan untuk melindungi keberadaan Keraton Kuto Baru dan Keraton Kuto Lama yang ada di dalamnya. Benteng Kuto Besak mulai dibangun sejak 1780 pada masa kekuasaan Sultan Mahmud Badaruddin I yang berkuasa pada rentang waktu tahun 1776-1803. Setelah masa kekuasaannya berakhir, pembangunan Benteng Kuto Besak kemudian dilanjutkan oleh Sultan Mahmud Badaruddin II hingga akhirnya selesai dibangun pada 1821.

Benteng Kuto Besak secara umum mengadopsi gaya arsitektur bangunan Perancis. Uniknya benteng pertahanan ini dibangun menggunakan bahan baku berupa batu kapur yang langsung didatangkan dari Kabupaten Ogan Komering Ilir. Kini, bagian dalam benteng bersejarah tersebut digunakan sebagai ruang perkantoran Komando Daerah Militer (Kodam) Sriwijaya. Dengan status tersebut, Benteng Kuto Besak tidak boleh dimasuki oleh sembarang orang, padahal di dalamnya banyak informasi sejarah yang perlu diketahui oleh masyarakat umum. (Red)

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penumpang Wanita Kecelakaan Polisi di Bandar Lampung Meninggal Dunia

    Penumpang Wanita Kecelakaan Polisi di Bandar Lampung Meninggal Dunia

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Dona Setiawan
    • visibility 31
    • 0Komentar

      DEMOKRATIS.ID – Bandar Lampung – penumpang wanita dalam mobil yang dikendarai anggota Polresta Bandar Lampung, Bripda Helmi Apriansyah meninggal dunia.   Korban yang berstatus mahasiswi Malahayati itu bernama Lia. Ia menghembus nafas terakhir saat menjalani perawatan dan penanganan di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) pada Selasa (6/1/2026).   Sebelumnya, dua […]

  • Will Cristiano Ronaldo Play Tonight in Al-Nassr vs Al-Ettifaq Saudi Pro League 2024-25 Match? 12.39 Play Button

    Will Cristiano Ronaldo Play Tonight in Al-Nassr vs Al-Ettifaq Saudi Pro League 2024-25 Match?

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle redaksi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Al Nassr failed to win major title with Cristiano Ronaldo in the squad. The Portuguese superstar has been incredible in front of the goal and led the league in goals scored in both his full seasons. Currently the side at the third position in the Saudi Pro League 2024-25 standings, with just 14 games remaining. […]

  • Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
    • account_circle redaksi
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Twelve-year-old Do’a Atef spends her days knocking on doors begging for food, or gathering firewood from a dusty hill near a refugee camp outside Rafah, in southern Gaza, to cook the few tomatoes and peppers given to her by strangers. Do’a told NBC News that she was displaced from her home in Beit Lahia in […]

  • Pengajuan Lima Tahun Belum Beraspal dan Tidak Ada Drainase Mengalir Akibatkan Rumah di Lingsuh Banjir

    Pengajuan Lima Tahun Belum Beraspal dan Tidak Ada Drainase Mengalir Akibatkan Rumah di Lingsuh Banjir

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    DEMOKRTIS ID – BandarLampung, –  Rumah warga Kota Bandar Lampung (Arman) yang berada di Jl. Padat Karya gg Harapan Ujung mengeluhkan kondisi jalanan yang tidak beraspal dan tidak memiliki drainase yang baik, akibatkan rumahnya kini alami kebanjiran setiap turun hujan beberapa hari lalu, “ungkapnya Sabtu (10/01/2026) Kado awal tahun 2026 ia mengeluhkan karena Pemkot Bandar […]

  • Bupati Lampung Selatan Lantik Pejabat di Tengah Pasar, Tegaskan Integritas dan Empati Birokrasi

    Bupati Lampung Selatan Lantik Pejabat di Tengah Pasar, Tegaskan Integritas dan Empati Birokrasi

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Beni Sarbini
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS.ID- Kalianda – Pelantikan pejabat struktural Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kali ini berlangsung tak biasa. Bukan di ruang rapat berpendingin udara atau gedung mewah, melainkan di Terminal Pasar Inpres Kalianda, ruang publik yang menjadi denyut kehidupan masyarakat. Di tengah aktivitas pasar dan disaksikan langsung para pedagang, sebanyak 22 pejabat administrator dan 7 pejabat pengawas […]

  • Ketua DPW PWDPI Lampung Apresiasi Niat Baik Walikota Eva, Kita Bantu Awasi Saja Agar Sesuai Tujuan

    Ketua DPW PWDPI Lampung Apresiasi Niat Baik Walikota Eva, Kita Bantu Awasi Saja Agar Sesuai Tujuan

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Dona Setiawan
    • visibility 32
    • 0Komentar

        DEMOKRATIS.ID – Bandar Lampung , 28 Januari 2026 – Kebijakan pendirian SMA Siger oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung yang dipimpin Wali Kota Eva Dwi Ana terus mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan, mengingat tujuan awalnya yang baik untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Bahkan, Ketua DPW PWDPI Lampung Richo Tambuse menyatakan […]

expand_less