Dendi Albar Nahkodai “Gerakan Pemuda Berkarya” : Transformasi Pemuda Jadi Penggerak Pembangunan Nasional
Demokratis.id, BANDAR LAMPUNG – Era baru pemberdayaan pemuda resmi dimulai di Provinsi Lampung. Organisasi kepemudaan Gerakan Pemuda Berkarya (GPB) secara resmi mengukuhkan eksistensinya sebagai organisasi tingkat nasional yang berpusat di Kota Bandar Lampung.
Pendirian organisasi ini dikukuhkan melalui Akta Pendirian Nomor 03 tertanggal 11 Maret 2026 di hadapan Notaris Hardi, S.H., M.Kn. Langkah hukum ini menandai kesiapan GPB untuk bergerak sebagai entitas yang mandiri dan profesional dalam mendukung pembangunan sosial.
Wadah Strategis Pemberdayaan Pemuda
Didirikan oleh Dendi Albar, S.H., GPB hadir dengan visi besar untuk menjadi wadah perjuangan sekaligus pemberdayaan bagi generasi muda. Fokus utamanya mencakup peningkatan kesejahteraan anggota dan masyarakat, serta bersinergi penuh dengan program-program pemerintah guna mengakselerasi pembangunan daerah maupun nasional.
“Pemuda adalah aset bangsa dan calon pemimpin masa depan. Melalui GPB, kami ingin menyatukan semangat generasi muda agar lebih aktif, kreatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ujar Dendi Albar dalam keterangan resminya, (12/5)
Ia menambahkan bahwa GPB bukan sekadar organisasi berkumpul, melainkan jembatan aspirasi bagi masyarakat Indonesia, khususnya kaum muda, untuk berkontribusi dalam pembangunan yang berkelanjutan.
Struktur Organisasi yang Komprehensif
Guna memastikan program kerja berjalan efektif, GPB membentuk struktur organisasi yang menyentuh berbagai aspek krusial, mulai dari Bidang Sosial dan Kemanusiaan, Pendidikan dan Pelatihan, Hukum dan Advokasi, hingga Bidang UMKM dan Ekonomi Kreatif.
Selain bidang sektoral, GPB juga dilengkapi dengan satuan Provos untuk menjaga kedisiplinan internal, serta Srikandi GPB yang secara khusus menjadi motor penggerak bagi perempuan muda dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan perempuan.
Komitmen Berkelanjutan
Dendi Albar menegaskan bahwa fokus utama GPB ke depan adalah menjalankan program sosial kemasyarakatan yang konsisten.
Dengan karakter kepemimpinan dan solidaritas yang kuat, GPB optimis dapat mencetak generasi yang produktif dan memiliki kepekaan sosial tinggi.
“GPB berkomitmen hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai organisasi formal, tetapi sebagai gerakan nyata yang peduli terhadap persoalan sosial dan pembangunan daerah,” pungkasnya.(*)

