Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
  • visibility 464
  • comment 0 komentar

TEL AVIV — Yocheved Lifshitz, one of the first Israeli hostages released by Hamas, took the world by surprise in late October when she shook the hand of one of her captors and uttered a single word: “Shalom” — a Hebrew salutation meaning “peace.”

Now, in an exclusive interview, Lifshitz said she believes peace can only be achieved once those who are still held captive are freed. That includes her husband, Oded Lifshitz, who was also kidnapped from their kibbutz, Nir Oz, on Oct. 7.

“Time is running out,” Lifshitz, an 85-year-old peace activist who was released on Oct. 23, told NBC News’ Richard Engel on Monday.

“They need to get out today. Otherwise, they won’t survive,” she warned.

‘They just won’t make it’
Lifshitz described the harrowing conditions in which she was held for more than two weeks, painting a dismal picture of what the remaining hostages could be facing.

“The lack of air in the tunnels, as well as the shortage of food and medicine, could bring people to complete exhaustion,” she said. “And they just won’t make it.”

Living with the sound of constant bombardment above ground was a terror of its own, Lifshitz said.

The journey into Gaza, she added, was also horrifying: Lifshitz was driven across the border on the back of a moped, lying on her side, as “crowds on the way, just like a swarm of locusts … beat me with sticks.”

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Lampung Tinjau Kesiapan Bandara Radin Inten II untuk Penerbangan Internasional

    Gubernur Lampung Tinjau Kesiapan Bandara Radin Inten II untuk Penerbangan Internasional

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS.ID –  LAMPUNG SELATAN – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung kesiapan operasional Bandara Radin Inten II, Kamis (8/1/2026), pasca kembali ditetapkan sebagai bandara berstatus internasional. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aspek pelayanan dan fasilitas siap mendukung penerbangan internasional. Bandara Radin Inten II dijadwalkan akan melayani penerbangan internasional perdana pada 2 Februari 2026. […]

  • Ketua Wanita Inspiratif (KWI) Nova Indriani Tekankan Pentingnya Memahami Sejarah Hari Ibu

    Ketua Wanita Inspiratif (KWI) Nova Indriani Tekankan Pentingnya Memahami Sejarah Hari Ibu

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Tommy Nata
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS.ID – Bandar Lampung, 22 Desember 2025 – Nova Indriani, Ketua Wanita Inspiratif (KWI), menekankan pentingnya memahami sejarah Hari Ibu sebagai momentum memperjuangkan hak-hak dasar perempuan. “Sejarah Hari Ibu merupakan perjuangan panjang perempuan untuk mendapatkan hak-hak dasar, seperti pendidikan, kesehatan, dan lingkungan yang baik. Banyak perempuan telah berperan aktif dalam masyarakat,” ujarnya. Nova mengajak masyarakat […]

  • Sekda Pesisir Barat Tedi Zadmiko, Pimpin Gelar Apel Randis

    Sekda Pesisir Barat Tedi Zadmiko, Pimpin Gelar Apel Randis

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS.ID – Pesisir Barat – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menggelar apel pemeriksaan kendaraan dinas di halaman parkir Pemkab setempat, Senin (2/2/2026). ‎ ‎Kegiatan ini dilakukan untuk menertibkan administrasi serta memastikan pengelolaan aset daerah berjalan sesuai ketentuan. ‎ ‎Sekretaris Daerah Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, mengatakan kendaraan dinas merupakan aset negara yang harus dijaga, dirawat, dan digunakan […]

  • JMSI Gelar Seminar tentang Perlindungan Hukum terhadap Kemerdekaan Pers

    JMSI Gelar Seminar tentang Perlindungan Hukum terhadap Kemerdekaan Pers

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle redaksi
    • visibility 5
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS.ID – Banten – Seminar tentang perlindungan hukum terhadap kemerdekaan kebebasan pers serta perusahaan penerbitan produk jurnalistik, seminar yang membawa tema “Jaminan dan lerlindungan hukum kemerdekaan pers dan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia, pada Minggu siang (8/2/2026).   Seminar yang digelar di Ballroom Hotel Horison Ultimate Baru, Kota Serang, Banten ini menghadirkan dua sosok narasumber […]

  • “Ongkos Politik Mahal, Akar Korupsi Kepala Daerah di Lampung”

    “Ongkos Politik Mahal, Akar Korupsi Kepala Daerah di Lampung”

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle redaksi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DEMOKRATIS.ID – Bandar Lampung – Provinsi Lampung kembali menjadi sorotan nasional setelah salah satu kepala daerahnya tersangkut kasus korupsi. Fenomena ini bukan kali pertama terjadi. Dalam dua dekade terakhir, sejumlah bupati dan wali kota di Lampung berurusan dengan aparat penegak hukum, mulai dari dugaan suap, gratifikasi hingga penyalahgunaan anggaran. Pengamat politik Lampung, Candrawansyah, menilai kasus […]

  • Ketum DPP PWDPI M. Nurullah RS Dukung Langkah Kejati Lampung dalam Penyidikan Kasus Mafia Kawasan Hutan dan Korupsi SPAM

    Ketum DPP PWDPI M. Nurullah RS Dukung Langkah Kejati Lampung dalam Penyidikan Kasus Mafia Kawasan Hutan dan Korupsi SPAM

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Dona Setiawan
    • visibility 32
    • 0Komentar

      Demokratis.id – Bandar Lampung – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M. Nurullah RS, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dalam menangani dua kasus penting yang tengah berkembang, yaitu dugaan mafia kawasan hutan yang menyeret nama Raden Kalbadi dan kasus dugaan korupsi […]

expand_less