Momentum Isra Mi’raj, Gubernur Lampung Resmikan Lumbung Pahala Anti Riba Di Mesjid Baitus Salam
- account_circle Tommy Nata
- calendar_month Jum, 16 Jan 2026
- visibility 31
- comment 0 komentar

DEMOKRATIS.ID – Bandar Lampung – Dalam rangka memperingati Hari Besar Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Masjid Baitus Salam yang berlokasi di RT 02 lingkungan 1 Kelurahan Tanjung Senang, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung, menggelar acara keagamaan sekaligus peresmian program Lumbung Pahala Anti Riba (LPAR), Kamis (15/01/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung Ahmad Mirzani Djauzal, perwakilan Wali Kota Bandar Lampung, Camat dan Lurah Tanjung Senang, para ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh jamaah Masjid Baitus Salam.
Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Ahmad Mirzani Djauzal menekankan pentingnya shalat lima waktu sebagai kewajiban utama umat Islam dan sebagai pondasi dalam menjalani kehidupan.
“ Kita berkumpul malam ini bukan sekadar untuk merayakan Isra Mi’raj, tetapi untuk memaknai peristiwa turunnya perintah shalat lima waktu kepada Nabi Muhammad SAW. Shalat adalah pegangan hidup kita dalam menghadapi berbagai persoalan dunia,” ujar Mirza.
Mirza juga menghimbau seluruh jamaah dan masyarakat di Kecamatan Tanjung Senang agar tidak meninggalkan shalat lima waktu demi meraih keberkahan bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar.
“ Sesuai dengan makna Isra Mi’raj, kita wajib melaksanakan shalat lima waktu karena shalat merupakan obat dari berbagai permasalahan hidup,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang penuh keberkahan tersebut, Gubernur Lampung juga meresmikan Lumbung Pahala Anti Riba (LPAR), sebuah program simpan pinjam berbasis syariah yang telah dirintis sejak tiga bulan lalu, bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pada peresmian itu, Mirza turut memberikan bantuan dana sebesar Rp5 juta untuk mendukung operasional LPAR.
“Semoga dengan adanya program simpan pinjam Lumbung Pahala Anti Riba ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. Tentu bantuan diberikan sesuai dengan mekanisme dan persyaratan yang telah ditetapkan oleh pengurus,” jelasnya.
Lumbung Pahala Anti Riba (LPAR) merupakan program pembiayaan simpan pinjam yang dikelola oleh pengurus Masjid Baitus Salam. Dana yang tersedia dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, khususnya para jamaah masjid, tanpa unsur riba. Hingga malam peresmian, total dana yang berhasil dihimpun dari para donatur mencapai Rp22 juta, yang diharapkan dapat memberikan manfaat serta keberkahan bagi jamaah dan masyarakat yang membutuhkan.
Di kesempatan yang sama, Camat Tanjung Seneng M. Eri Arifandi S.T., M.M mengatakan, bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam yang mengandung banyak hikmah, terutama terkait perintah pelaksanaan shalat lima waktu sebagai tiang agama.
Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana introspeksi diri dan peningkatan kualitas ibadah untuk lebih mendekat kan diri kepada ALLAH SWT.
“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, mari kita tingkatkan ketakwaan dan keimanan kepada Allah SWT serta meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, bermasyarakat, maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing, ” ujar M. Eri Arifandi S.T.M.M
Lebih lanjut, M. Eri Arifandi ,mengapresiasi pengurus Masjid Baitul Salam , serta panitia pelaksana yang telah menyelenggarakan kegiatan keagamaan ini dengan baik.
Ia berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual masyarakat di Kecamatan Tanjung Seneng.( Ari).
- Penulis: Tommy Nata









Saat ini belum ada komentar