Kayyisa Elma Yudien Juara Mechatronics III di IMSCC 2026, Kalahkan 7 Negara
DEMOKRATIS.ID-BANDAR LAMPUNG – Siswi SMAN 2 Bandar Lampung, Kayyisa Elma Yudien, berhasil meraih medali emas sekaligus penghargaan Gold Award Minister of Intellectual Property Award dalam ajang International Mathematics and Science Creativity Competition (IMSCC) 2026 di Korea Selatan.
Kompetisi internasional tersebut berlangsung pada 28 Oktober hingga 5 November 2026 di Korea National University of Education (KNUE), Korea Selatan, dengan melibatkan peserta dari tujuh negara.Kayyisa meraih medali emas pada kategori Mechatronics III, yakni kompetisi beregu tingkat SMA yang menguji kemampuan peserta dalam bidang rekayasa, kreativitas, dan kolaborasi.
Dalam kompetisi tersebut, Kayyisa tergabung dalam satu tim bersama pelajar dari SMA Darul Hikam Bandung.Tim tersebut bersaing dengan peserta dari Korea Selatan, Rusia, Filipina, Mongolia, Hong Kong, Nigeria, dan Indonesia.Guru pembimbing Kayyisa, Rita Aprilyawati, mengatakan kategori Mechatronics III menuntut peserta untuk menggabungkan kemampuan berpikir kreatif,
penguasaan teknologi, dan kerja sama tim dalam menghasilkan karya inovatif.Menurutnya, kolaborasi antarpelajar dari sekolah berbeda menjadi salah satu tantangan sekaligus pengalaman berharga bagi Kayyisa dalam mengikuti kompetisi internasional tersebut.IMSCC merupakan kompetisi internasional di bidang sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika (STEAM) yang diselenggarakan oleh Foundation for the Advancement of STEAM (FAS) bekerja sama dengan Korea National University of Education (KNUE).Ajang tersebut menjadi wadah bagi pelajar dari berbagai negara untuk mengembangkan gagasan dan menghasilkan karya inovatif melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.Selain meraih medali emas pada kategori Mechatronics III,
Kayyisa juga memperoleh penghargaan Gold Award Minister of Intellectual Property Award.Rita menyampaikan apresiasi kepada orang tua Kayyisa, keluarga besar SMAN 2 Bandar Lampung, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung atas dukungan yang diberikan selama persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.
Menurutnya, keberhasilan Kayyisa menunjukkan bahwa pelajar Lampung memiliki kesempatan untuk bersaing dalam kompetisi sains dan teknologi di tingkat internasional.Prestasi tersebut diharapkan dapat mendorong pelajar lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, khususnya di bidang sains, teknologi, dan inovasi.


