Asap kebakaran picu kecelakaan beruntun di tulang bawang 2orang tewas 5luka luka
Kecelakaan beruntun di Jalan Lintas Sebanyak tujuh orang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Dua di antaranya meninggal dunia, sedangkan lima lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapat penanganan medis di RSUD Menggala.
Kasat Lantas Polres Tulang Bawang Iptu Farhan Maulana Affianto mengatakan, kecelakaan bermula ketika sebuah kendaraan box hendak mendahului kendaraan di depannya.
Saat itu, kondisi jalan tertutup asap kebakaran sehingga jarak pandang pengemudi terganggu.
“Berdasarkan keterangan sementara di TKP, kejadian bermula saat kendaraan box mendahului kendaraan di depannya, dalam kondisi jalan tertutup asap kebakaran,” kata Farhan, Selasa (6/10/2026).
Dari arah berlawanan kemudian datang sebuah minibus. Benturan tidak terhindarkan dan kecelakaan berkembang menjadi tabrakan beruntun yang melibatkan sekitar 10 kendaraan.
“Dari arah berlawanan datang kendaraan minibus, sehingga terjadi benturan dan kemudian memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan kurang lebih 10 kendaraan,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan medis, dua korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Kedua korban tersebut yakni Rizki Mubarok (25), warga Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, yang berstatus sebagai kernet, serta Heri (31), warga Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, yang merupakan sopir.
Sementara lima korban lainnya mengalami berbagai luka, mulai dari patah tulang, luka terbuka, luka lecet hingga sesak napas.
Kelima korban yakni Apung Hanuji (40), warga Gedung Aji Baru, Tulang Bawang; Etis Sutisna (48), warga Cipatat, Kabupaten Bandung Barat; Catur Sampurna (58), warga Penawar Tama, Tulang Bawang; Aang Barusin (40), warga Kota Bekasi; serta M. Aidil Yamin (28), warga Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur.
M. Aidil Yamin mengalami patah tulang paha kanan dan luka lecet. Sementara Etis Sutisna mengalami luka terbuka pada kedua kaki disertai sesak napas. Seluruh korban kecelakaan telah ditangani pihak RSUD Menggala.
Selain menyebabkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga membuat arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur terganggu. Kemacetan dilaporkan mencapai sekitar 4 kilometer.
Farhan mengatakan personel Satlantas Polres Tulang Bawang langsung diterjunkan untuk mengamankan lokasi dan mengatur arus kendaraan.
Petugas pemadam kebakaran juga melakukan penanganan terhadap asap yang menutup ruas jalan, sedangkan ambulans Polri digunakan untuk mengevakuasi para korban.
Farhan mengatakan asap kebakaran menjadi dugaan awal penyebab kecelakaan berdasarkan keterangan sejumlah pengemudi di lokasi. Namun, polisi masih mendalami penyebab pasti serta keseluruhan rangkaian kecelakaan tersebut.
“Untuk penyebab pasti dan kronologi lengkap, masih dalam proses pendalaman dan pemeriksaan di TKP,” katanya.

