Pemprov Lampung Dorong Pembangunan ToL Lematang – Pelabuhan Panjang,Target PPJT 2027
DEMOKRATIS ID – BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung kembali mendorong pembangunan Jalan Tol Lematang Pelabuhan Panjang sebagai salah satu akses strategis untuk memperkuat konektivitas logistik sekaligus mendukung pengembangan ekonomi daerah.
Rencana pembangunan jalan tol tersebut memiliki panjang sekitar 11,68 kilometer dengan estimasi nilai investasi mencapai Rp2,11 triliun. Jalur ini dirancang untuk menghubungkan kawasan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar dengan kawasan Pelabuhan Panjang, sehingga diharapkan dapat memperlancar arus distribusi barang dan meningkatkan konektivitas menuju pusat kegiatan ekonomi.
Berdasarkan informasi yang disampaikan, studi kelayakan proyek telah selesai, sementara basic design sebelumnya telah mencapai sekitar 90 persen. Pemerintah menargetkan proses Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) pada 2027, dengan catatan dukungan dan ketersediaan pendanaan dapat terpenuhi.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong agar pembangunan konektivitas jalan tol tidak hanya berorientasi pada kelancaran transportasi, tetapi juga memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat. Salah satunya melalui pengembangan kawasan industri dan hilirisasi komoditas lokal Lampung.
Namun, pembangunan jalan tol tersebut juga dinilai membutuhkan dukungan infrastruktur jalan penghubung. Akses menuju kawasan produksi, permukiman, maupun destinasi wisata perlu dipersiapkan agar manfaat keberadaan jalan tol dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Dari sisi pembangunan daerah, keberadaan akses tol menuju Pelabuhan Panjang berpotensi memperkuat konektivitas antara kawasan produksi dan jalur distribusi. Meski demikian, realisasi proyek tetap bergantung pada kesiapan pendanaan, tahapan pengadaan dan proses perizinan serta ketentuan pembangunan jalan tol yang berlaku.
Pemprov Lampung diharapkan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, badan usaha terkait, serta pemangku kepentingan lainnya agar rencana pembangunan dapat berjalan sesuai tahapan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.(***)

